Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis atas dalam permainan bola voli pada siswa SKO Papua. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain single group interrupted time-series design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli. Latihan kekuatan otot lengan diberikan selama 8 minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen penelitian meliputi tes push-up untuk mengukur kekuatan otot lengan dan tes servis atas AAHPER untuk mengukur kemampuan servis atas. Hasil uji regresi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,731, yang berarti latihan kekuatan otot lengan memberikan pengaruh sebesar 73,1% terhadap keterampilan servis atas, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai signifikansi (p<0,05) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis atas siswa SKO Papua.
Copyrights © 2024