Pandeglang, Banten merupakan salah satu wilayah rawan gempa di Indonesia, di mana sebagian besar rumah dibangun oleh tukang bangunan yang belum memiliki pelatihan teknis dalam pembuatan beton tahan gempa. Rendahnya mutu campuran beton menyebabkan tingginya tingkat kerusakan bangunan saat terjadi gempa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang dalam membuat campuran beton sesuai standar SNI 2847:2019 melalui pelatihan teori dan praktik. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan mengenai prinsip-prinsip konstruksi tahan gempa, praktik pencampuran beton menggunakan concrete mixer, dan evaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta sebesar 58%, dengan tingkat kepuasan 82% menyatakan sangat puas. Para tukang juga mampu mengoperasikan alat modern dan memahami teknik pencampuran serta curing beton. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah rawan gempa lainnya guna memperkuat ketahanan konstruksi masyarakat.
Copyrights © 2025