Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah lanskap kejahatan, menuntut sistem peradilan untuk mengadopsi pendekatan baru. Jurnal ini menganalisis peran krusial digital forensik sebagai alat bukti yang sah dalam kasus-kasus medikolegal. Penelitian ini mengkaji bagaimana data digital dari smartphone, media sosial, dan perangkat lain dapat melengkapi temuan medis untuk merekonstruksi kejadian secara lebih komprehensif. Ditemukan bahwa meskipun digital forensik menawarkan kontribusi signifikan, penerapannya di Indonesia masih dihadapkan pada tantangan, termasuk kurangnya SDM dan infrastruktur yang memadai, kesenjangan antara kecepatan teknologi dan regulasi hukum, serta ketiadaan standardisasi prosedur dan sertifikasi profesional. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis melalui peningkatan kapasitas SDM, harmonisasi regulasi, dan penetapan standar operasional yang baku untuk memastikan integritas dan akuntabilitas bukti digital dalam proses peradilan.
Copyrights © 2025