Kasus pembunuhan anak oleh anak merupakan fenomena yang kompleks dan memilukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus pembunuhan anak oleh anak dalam perspektif teori kontrol sosial. Teori kontrol sosial menyatakan bahwa perilaku kriminal terjadi ketika kontrol sosial yang efektif terhadap individu lemah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku anak yang melakukan pembunuhan terhadap anak lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kontrol sosial dan pengawasan yang efektif terhadap anak, serta faktor lingkungan yang tidak mendukung, dapat mempengaruhi perilaku anak yang melakukan pembunuhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kasus pembunuhan anak oleh anak dan upaya pencegahan kejahatan terhadap anak. Solusinya adalah kerja sama pemerintah dalam mendorong masyarakat, bersinergi mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta bekerja sama dengan lembaga-lembaga dan pihak medis untuk melakukan sosialisasi dan edukasi inklusif secara terus-menerus mengenai gejala, identifikasi keluarga, dampak, dan perawatan delinkuensi anak, yang dalam hal ini sangat diperlukan sebagai upaya preventif mengurangi kasus tindak pidana yang dilakukan oleh anak.
Copyrights © 2025