Puisi Aku karya Chairil Anwar merupakan salah satu karya sastra Indonesia yang dikenal luas dan sangat popular karena menggambarkan semangat kebebasan dan keberanian dalam menghadapi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi tersebut melalui pendekatan pragmatik guna mengungkap bagaimana aspek bahasa digunakan untuk merepresentasikan kebebasan individu. Kajian ini berfokus pada analisis tindak tutur, implikatur, dan konteks sosial-budaya pada masa puisi ini ditulis. Melalui metode kualitatif-deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa pilihan diksi dalam puisi Aku menggambarkan ketegasan, keberanian, dan penolakan terhadap otoritas yang mengekang. Analisis pragmatik menunjukkan bahwa puisi ini tidak hanya menyuarakan perlawanan individu terhadap tekanan sosial, tetapi juga berfungsi sebagai manifesto kebebasan yang relevan dengan semangat perubahan di era revolusi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang kekuatan bahasa dalam sastra, khususnya dalam menggambarkan nilai-nilai kebebasan dan keberanian yang diusung Chairil Anwar.
Copyrights © 2025