Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian suplemen Calcium D Redoxon (CDR) setelah latihan terhadap peningkatan VO₂max atlet futsal. Metode penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest one group design dengan total sampel sebanyak 21 atlet. Instrumen pengukuran daya tahan menggunakan respirometer (FEV1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai VO₂max (FEV1) mengalami penurunan dari 4492,95 ml pada pretest menjadi 4088,86 ml pada posttest. Analisis statistik menggunakan uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,05), namun tidak mengindikasikan adanya peningkatan performa, melainkan penurunan kapasitas paru-paru. Penelitian menyimpulkan bahwa pemberian suplemen CDR setelah latihan tidak memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan VO₂max. Faktor seperti intensitas latihan, kondisi fisik, dan kebiasaan individu kemungkinan memengaruhi hasil intervensi. Studi ini merekomendasikan perlunya pendekatan latihan yang lebih intensif dan individualistik untuk memperoleh hasil yang lebih efektif.
Copyrights © 2025