Teologi kontekstual telah berkembang sebagai salah satu pendekatan utama dalam teologi modern, dengan penekanan pada pentingnya memahami dan menginterpretasikan ajaran agama dalam konteks sosial, budaya, dan historis yang ada. Di tengah berbagai krisis sosial global seperti ketidakadilan sosial, kemiskinan, perubahan iklim, dan konflik agama. Teologi kontekstual menawarkan wawasan baru untuk gereja dan masyarakat dalam merespons tantangan-tantangan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teologi kontekstual dapat menjadi respons yang relevan terhadap kemiskkinan, dengan menekankan prinsip-prinsip dasar teologi kontekstual serta contoh-contoh aplikasinya dalam berbagai konteks sosial.
Copyrights © 2025