Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketuntasan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 40 Lubuklinggau, di mana hanya sebagian kecil siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 40 Lubuklinggau setelah diterapkan model pembelajaran Children Learning In Sceince (CLIS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu dengan kategori one group Pre test dan Post test grup. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan tes berbentuk Pilihan Ganda yang berjumlah 17 soal. Sampel pada penelitian ini kelas VA SD Negeri 40 Lubuklinggau yang berjumlah 22 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikan a = 0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa thitung = 4,95 > ttabel = 1,717 sehingga terbukti bahwa Ha diterima dan Ho di tolak hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 40 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Children Learning In Sceince (CLIS) signifikan tuntas. Rata-rata nilai yaitu 84,77 dan presentase siswa yang tuntas sebesar 81,82%.
Copyrights © 2025