Permasalah yang sering muncul dilapangan adanya tidak siapan kepemimpinan sekolah dalam menghadapi perkekmbangan zaman. Perubahan global yang ditandai dengan era disrupsi teknologi, kompleksitas sosial, serta tuntutan kompetensi abad ke-21 menuntut adanya transformasi fundamental dalam manajemen pendidikan. Penelitian ini berfokus pada reframing education sebagai paradigma baru yang tidak hanya menghadirkan inovasi manajerial, tetapi juga membangun ekosistem sekolah adaptif yang resilien terhadap perubahan. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dengan analisis komparatif terhadap model manajemen pendidikan konvensional dan pendekatan inovatif berbasis adaptabilitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah adaptif lahir melalui integrasi tiga aspek utama: inovasi dalam kepemimpinan pendidikan, fleksibilitas sistem manajemen, serta kolaborasi multi-stakeholder yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan kerangka ini, pendidikan tidak sekadar berfungsi sebagai transfer pengetahuan, melainkan sebagai ruang pembentukan generasi yang kreatif, kritis, dan mampu merespons perubahan secara proaktif. Artikel ini menegaskan bahwa reframing manajemen pendidikan merupakan strategi kunci dalam membentuk sekolah yang visioner, inovatif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Copyrights © 2025