Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko gempa bumi yang tinggi karena terletak di wilayah cincin api Pasifik. Bangunan yang tidak memenuhi standar konstruksi tahan gempa sering kali menjadi penyebab utama korban jiwa dan kerugian material saat bencana terjadi. Tukang, sebagai pihak yang langsung terlibat dalam pembangunan, memiliki peran strategis dalam memastikan konstruksi sesuai standar. Namun, pengetahuan dan keterampilan tukang dalam membangun struktur tahan gempa masih sering terbatas, sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas mereka. Dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, diharapkan para tukang dapat meningkatkan pengetahuan nya tentang penyebab dan dampak gempa bumi serta cara mitigasinya, mampu mengidentifikasi dan memperbaiki praktik konstruksi yang tidak aman, mampu menerapkan teknik konstruksi tahan gempa pada proyek-proyek bangunan oleh para tukang yang telah mengikuti pelatihan, serta terbangunnya kesadaran kolektif di kalangan tukang untuk menjadi agen mitigasi risiko bencana di Masyarakat.
Copyrights © 2025