Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional siswa di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi salah satu faktor penentu dalam pencapaian prestasi akademik dan pengembangan potensi diri. Tantangan yang dihadapi siswa, seperti tekanan akademik, permasalahan keluarga, maupun dinamika sosial di sekolah, seringkali memengaruhi kondisi psikologis mereka. Salah satu upaya inovatif yang dapat diterapkan untuk mendukung kesehatan mental siswa adalah pemanfaatan lilin aromaterapi sebagai terapi pendukung. Aromaterapi berbasis minyak esensial diketahui memiliki efek relaksasi, mengurangi stres, serta meningkatkan kualitas konsentrasi dan suasana hati. Artikel ini membahas kegiatan workshop yang diberikan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Tulungagung mengenai optimalisasi penggunaan lilin aromaterapi dalam praktik konseling sekolah. Melalui pendekatan partisipatif, para guru BK diberikan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis mengenai pemilihan aroma, teknik penggunaan, serta potensi integrasinya dalam layanan konseling. Diharapkan, penerapan aromaterapi dapat memperkaya metode pendampingan psikologis di sekolah dan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat secara emosional.
Copyrights © 2025