Penelitian ini mengkaji relasi manusia dan alam dalam perspektif ekologi budaya melalui analisis terhadap enam karya sastra Indonesia, baik dalam bentuk cerpen, novel, maupun puisi. Pendekatan ekologi budaya yang dikembangkan oleh Julian H. Steward menjadi kerangka teoretis untuk menelaah bagaimana budaya, sistem kepercayaan, teknologi, dan kekuasaan membentuk hubungan manusia dengan lingkungannya. Setiap karya menunjukkan wajah relasi yang berbeda: dari harmoni spiritual masyarakat tradisional, eksploitasi kapitalistik oleh kekuasaan, hingga praktik kultural yang menjaga kelestarian alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Hasil kajian ini menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi medium reflektif dan kritis terhadap transformasi relasi ekologis manusia, serta berperan penting dalam membangun kesadaran ekologi berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2025