Metode Tauhid dalam penelitian berkarya seni merupakan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip teologis Islam dengan praktik kreatif. Berakar pada konsep Tauhid—keesaan Allah—metode ini mereposisi seni sebagai bentuk ibadah dan refleksi dari sifat-sifat ilahi. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, yang mencakup tinjauan literatur, jurnal, reflektif, dan analisis observasi untuk mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip Tauhid dalam penciptaan seni. Temuan utama menunjukkan bahwa tahapan sistematis Metode Tauhid—Tadabbur (refleksi), Tafakkur (analisis), Tazkiyah (penyucian), dan Taqrir (penyajian)—secara efektif meningkatkan proses artistik dan perkembangan spiritual para seniman. Karya seni yang dihasilkan melalui metode ini menunjukkan kedalaman tematik yang luar biasa, kejelasan etika, dan resonansi spiritual yang kuat. Metode Tauhid memberikan kontribusi signifikan dalam wacana akademis dengan menawarkan paradigma terstruktur berbasis iman yang melengkapi metodologi penelitian seni tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Metode Tauhid mendorong integrasi holistik antara spiritualitas dan kreativitas, menyediakan kerangka kerja berkelanjutan untuk pertumbuhan artistik dan pribadi seumur hidup. Potensinya untuk diadaptasi dalam berbagai konteks budaya dan artistik layak untuk dieksplorasi lebih lanjut, menjadikannya kontribusi yang berharga dalam penelitian seni kontemporer.
Copyrights © 2025