Penelitian ini mengeksplorasi potensi material daur ulang dalam praktik desain fashiom modern melalui pendekatan berbasis eksperimen visual dan taktil. Latar belakang kajian ini dilandasi oleh meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan dan kebutuhan akan solusi kreatif yang berkelanjutan dalam industri fashion. Penelitian dilakukan dengan pendekatan practice-based research. Proses penciptaan busana menjadi bagian integral dari metode ilmiah. Berbagai jenis limbah tekstil dan non tekstil, seperti plastik, kertas, dan kain sisa produksi, diolah dan diuji dalam bentuk tekstur, warna, fleksibilitas, serta respons visual terhadap tubuh manusia. Proses eksperimen dilakukan secara iteratif melalui serangkaian eksplorasi teknik manipulasi material, dokumentasi visual, dan analisis sensorik taktil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material daur ulang tidak hanya memiliki potensi estetika yang tinggi, tetapi juga membuka ruang baru dalam narasi desain yang menggabungkan nilai ekologis dan ekspresi artistik. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan metodologi riset seni rupa dan desain, khususnya dalam konteks keberlanjutan dan inovasi material di bidang fashion modern
Copyrights © 2025