Penelitian ini membahas perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check dan The Power Of Two (TPOT) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sel kelas XI SMAN 21 Gowa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 40 peserta didik yang terdiri atas dua kelas yaitu kelas XI MIPA 2 yang berjumlah 20 peserta didik sebagai kelas eksperimen 1 dan XI MIPA 3 yang berjumlah 20 peserta didik sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, skor hasil belajar peserta didik pada kelas yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check berada pada kategori “tinggi” dengan jumlah rata-rata 80,25 sedangkan rata-rata hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe The Power Of Two (TPOT) berada pada kategori “tinggi” dengan jumlah rata-rata 84.15. Hasil analisis inferensial data dengan uji one sample test menunjukkan bahwa nilai sign = 0,017 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar peserta didik kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 pada peserta didik kelas XI MIPA SMA 21 Gowa.
Copyrights © 2025