Pasien post operasi sectio caesarea (SC) dengan anestesi spinal sering mengalami nyeri pascaoperasi yang dapat memengaruhi kualitas tidur. Nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat meningkatkan risiko gangguan tidur, yang pada akhirnya memperlambat proses pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas nyeri dengan kualitas tidur pada pasien post operasi sectio caesarea dengan anestesi spinal di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan jenis penelitian cross sectional. Sampel terdiri dari 81 responden yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur nyeri adalah Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami nyeri sedang hingga berat dan memiliki kualitas tidur yang buruk. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas nyeri dengan kualitas tidur (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas nyeri dengan kualitas tidur pada pasien post operasi sectio caesarea dengan anestesi spinal. Penatalaksanaan nyeri yang optimal diperlukan untuk meningkatkan kualitas tidur pasien pasca operasi.
Copyrights © 2026