Risiko kecelakaan kerja yang terjadi pada suatu proses atau kegiatan bisa dilakukan dengan cara menghilangkan bahaya. Boiler merupakan salah satu mesin produksi uap yang banyak digunakan pada industri migas. Pada proses pengolahan minyak di Kilang Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS), uap yang dihasilkan dari boiler yang digunakan untuk memanaskan residu, penggerak pompa torak, pembilasan pipa produk dan lain – lain. Salah satu cara untuk mengukur tingkat risiko yang muncul pada proses pengoperasian boiler adalah dengan menerapkan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Penelitian ini bertujuan untuk mencari potensi bahaya dan menilai tingkat risiko (risk assesment) dari proses operasi boiler, sehingga diharapkan dapat dirumuskan langkah – langkah efektif untuk mengendalikannya. Metode penelitian melalui pendekatan deskriptif dengan melakukan observasi lapangan secara langsung serta studi dokumentasi terhadap aktivitas operasional harian boiler. Hasil analisa mendapatkan potensi bahaya di beberapa bagian utama proses pengolahan umpan udara boiler, penyediaan bahan bakar dan distribusi uap. Dari proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko operasi di boiler ditemukan 14 potensi bahaya yang ditimbulkan dengan kategori risiko rendah sebanyak 3, untuk risiko sedang sebanyak 5, untuk risiko tinggi sebanyak 8 dan untuk risiko sangat besar/ekstrim sebanyak 15.
Copyrights © 2025