Generasi Z merupakan sosok yang mencari makna lebih dalam mengenai pekerjaan dan kehidupan mereka dengan memandang pentingnya work life balance mereka terhadap kehidupan pribadi mereka. Generasi Z juga memiliki potensi besar untuk menghadapi masa depan mereka lebih baik dengan meningkatkan efikasi diri dan cenderung merasa puas dengan peran pekerjaan mereka jika diberikan kesempatan untuk dapat memilih karir mereka berjalan sesuai dengan ekspetasi yang diharapkannya. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh efikasi diri, work life balance, career choice terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Responden adalah para karyawan yang berusia 12 hingga 27 tahun, dengan lokasi di Jakarta Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efikasi diri, work-life balance dan career choice memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Hal ini menunjukkan jika efikasi diri meningkat disertai adanya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dan juga adanya pilihan karir yang sesuai harapan, maka kinerja Generasi Z dapat ditingkatkan. Implikasi praktisnya mencakup pentingnya kebijakan organisasi yang fleksibel dan pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan efikasi diri serta mendukung keseimbangan kerja dan pilihan karir karyawan. Generation Z is a figure who seeks deeper meaning about their work and life by considering the importance of their work-life balance to their personal lives. Generation Z also has great potential to face their future better by increasing self-efficacy and tends to feel satisfied with their job role if given the opportunity to be able to choose their career to run according to their expectations. The purpose of this study is to see the influence of self-efficacy, work life balance, and career choice on the performance of Generation Z employees. Respondents are employees aged 12 to 27 years, with locations in West Jakarta. The results of the study showed that the variables of self-efficacy, work-life balance and career choice had a positive and significant influence on performance. This shows that if self-efficacy increases accompanied by a balance between work and personal life and also the existence of career choices that meet expectations, then the performance of Generation Z can be improved. Practical implications include the importance of flexible organizational policies and the development of training programs to improve self-efficacy and support employees' work-life balance and career choices.
Copyrights © 2025