Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus serta menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhannya. Metode penelitian menggunakan difusi cakram dengan variasi konsentrasi ekstrak 40%, 60%, 80%, dan 100%, serta kontrol positif dan negatif. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih hijau memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Konsentrasi 60% paling efektif menghambat pertumbuhan E. coli dengan kategori kuat, sedangkan konsentrasi 100% paling efektif menghambat pertumbuhan S. aureus dengan kategori sedang. Uji statistik ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,000). Analisis GC-MS juga mengidentifikasi senyawa aktif seperti hydroxychavicol, palmitic acid, dan phytol yang berperan dalam aktivitas antibakteri. Dengan demikian, ekstrak etanol daun sirih hijau berpotensi sebagai sumber antibakteri alami yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen
Copyrights © 2025