Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa efektif pendekatan Problem Based Learning (PBL) dalam membantu siswa memahami materi penyajian data dalam bentuk tabel di pelajaran Matematika. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi-experiment, yang melibatkan dua kelompok siswa. Sampel penelitian sejumlah 64 peserta didik kelas 3 sekolah dasar negeri Tangerang 6. Satu kelompok belajar menggunakan model PBL, sedangkan kelompok lainnya mendapatkan pembelajaran dengan cara biasa yang umum digunakan. Data dikumpulkan lewat tes setelah pembelajaran (posttest), lalu dianalisis menggunakan uji statistik. Dari hasil pengujian, diketahui bahwa data memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut karena sebarannya normal dan variansnya seragam. Analisis selanjutnya menunjukkan bahwa ada perbedaan yang cukup mencolok antara dua kelompok tersebut. Kelompok yang belajar dengan PBL mendapatkan nilai rata-rata 75,47, sementara kelompok yang diajar secara konvensional memperoleh nilai 66,09. Nilai signifikansinya juga sangat kuat, yaitu 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa model PBL bisa menjadi cara yang lebih efektif dalam membantu siswa memahami pelajaran, khususnya Matematika, secara lebih aktif dan sesuai dengan konteks kehidupan nyata. Maka dari itu, pendekatan ini bisa menjadi pilihan alternatif dalam metode pengajaran di kelas.
Copyrights © 2025