Transisi energi ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan sangat penting untuk mengurangi emisi karbon di atmosfer bumi. Di antara jenis energi baru yang ramah lingkungan, terdapat peningkatan kesadaran akan potensi hidrogen (H2) geologis yang terbentuk secara alami sebagai sumber energi primer yang dapat dimasukkan ke dalam pasokan energi pada masa depan. Geofisika diperkirakan akan memainkan peran penting dalam upaya tersebut. Ada dua jenis H2 geologis yang berbeda yaitu H2 alami (gold H2) yang secara konsep terakumulasi secara alami di reservoir dalam kondisi geologi tertentu. Selanjutnya adalah H2 terstimulasi (orange H2) yang diproduksi secara artifisial dari batuan sumber melalui stimulasi kimia dan fisika. Pada paper ini, kami akan membahas peranan geofisika dalam eksplorasi H2 geologis sebagai perbandingan yang kontras dengan skenario H2 biru dan hijau (blue and green H2). Kemudian, akan dibahas pentingnya metode geofisika pada eksplorasi H2 alami dan H2 terstimulasi baik dalam hal teknik eksplorasi dan pemantauan (monitoring). Dengan memberdayakan berbagai instrumen dan metode-metode geofisika terintegrasi dalam eksplorasi dan produksi hidrokarbon yang sudah ada, diharapkan dapat diperoleh gambaran mengenai peranan geofisika dalam eksplorasi H2 secara efektif. Secara umum, strategi eksplorasi H2 akan melibatkan peralihan sudut pandang dari pendekatan yang berpusat pada reservoir ke pendekatan yang berpusat pada batuan sumber. Terakhir, kami yakin bahwa metode geofisika yang melibatkan integrasi multi-geofisika, akuisisi data yang efisien, dan pembelajaran mesin dalam H2 geologis berpotensi memberikan pemahaman baru dan peluang signifikan untuk melanjutkan penelitian dalam beberapa mendatang.
Copyrights © 2025