UMKM Tahu Tek-Tek merupakan salah satu usaha kuliner tradisional yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam mendukung ekonomi lokal. Namun, keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital, strategi pemasaran, serta pengelolaan usaha menjadi tantangan yang menghambat peningkatan kualitas dan daya saingnya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), di mana pelaku UMKM dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan pemasaran digital, pendampingan penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, pengenalan aplikasi pencatatan keuangan sederhana, serta strategi peningkatan kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan digital pelaku usaha, perluasan jangkauan promosi, peningkatan transparansi keuangan, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas produk untuk mempertahankan loyalitas konsumen. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan metode PAR mampu menghasilkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan, karena melibatkan partisipasi aktif UMKM dalam setiap tahap kegiatan. Dengan demikian, program pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas UMKM Tahu Tek-Tek, memperkuat daya saing di era digital, serta menjadi contoh praktik baik dalam pengembangan UMKM kuliner berbasis partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2025