Penelitian ini bertujuan menganalisis simbol angka dan warna dalam Al-Qur’an untuk mengetahui apakah keduanya mengandung makna denotatif atau konotatif serta menguraikan relevansi makna tersebut bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bermanfaat untuk memperkaya kajian linguistik Al-Qur’an, memberikan wawasan baru mengenai pesan-pesan simbolik yang terkandung dalam ayat-ayat suci, serta menjadi referensi dalam pengembangan karya ilmiah dan sastra bernuansa keislaman. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah literatur tafsir klasik, tafsir kontemporer, serta karya ilmiah yang membahas semiotika angka dan warna. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengklasifikasikan kosakata yang memuat unsur angka dan warna, kemudian diinterpretasikan sesuai konteks ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka-angka dalam Al-Qur’an, seperti angka tujuh, tidak hanya menyatakan jumlah secara denotatif tetapi juga melambangkan kesempurnaan dan kelengkapan secara konotatif. Hal serupa ditemukan pada simbol warna, di mana kata "بيضاء" (putih) pada Surah Al-A’raf ayat 108 merepresentasikan mukjizat, sedangkan pada Surah Yusuf ayat 84 melambangkan ungkapan emosional. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa makna denotatif dan konotatif angka serta warna dalam Al-Qur’an memperkaya pemahaman terhadap pesan ilahi dan dapat memengaruhi penggunaan bahasa dalam komunikasi keagamaan maupun karya sastra.
Copyrights © 2025