Postpartum depression (PPD) merupakan gangguan kesehatan mental yang sering terjadi pada ibu di masa nifas dan dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan ibu maupun perkembangan bayi. Salah satu faktor protektif yang berperan penting dalam pencegahan PPD adalah dukungan emosional dan komunikasi positif dari suami. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis hasil-hasil penelitian terkait pengaruh dukungan suami terhadap kejadian PPD. Melalui penelusuran di berbagai database (PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest) terhadap publikasi tahun 2014–2024, ditemukan lima studi relevan yang menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, empatik, dan validatif dari suami mampu menurunkan risiko PPD secara signifikan. Efektivitas dukungan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti gaya keterikatan ibu, dinamika hubungan, nilai budaya, dan kesiapan emosional pasangan. Hasil kajian menegaskan pentingnya peran suami sebagai mitra emosional dalam menjaga kesehatan mental ibu, serta perlunya keterlibatan aktif suami dalam pelayanan kebidanan melalui edukasi, konseling pasangan, dan program berbasis komunitas.
Copyrights © 2025