Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepuasan kebutuhan psikologis dasar sebagai mediator dalam hubungan antara penggunaan aktif Instagram dan kesejahteraan psikologis remaja. Partisipan penelitian berjumlah 269 remaja berusia 13–17 tahun (laki-laki = 89, perempuan = 180; M = 15.12; SD = 1.51) yang seluruhnya memiliki akun Instagram. Penggunaan aktif Instagram diukur menggunakan Passive and Active Use Measure (PAUM), kesejahteraan psikologis remaja diukur dengan Mental Health Inventory (MHI-38) dan kepuasan kebutuhan psikologis dasar diukur dengan Basic Psychological Need Satisfaction Frustration Scale (BPNSFS). Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa penggunaan aktif Instagram berhubungan positif dengan kesejahteraan psikologis remaja, dengan kepuasan kebutuhan psikologis dasar sebagai mediator parsial (direct effect = .24, p < .001; indirect effect = .22, p < .001; total effect = .46, p < .001). Temuan ini mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif remaja di Instagram dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka, baik secara langsung maupun melalui pemenuhan kebutuhan psikologis dasar. Implikasi dari hasil ini adalah bahwa fasilitasi keterlibatan aktif dan bermakna remaja di Instagram dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
Copyrights © 2025