Pembangunan berkelanjutan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peranstrategis dalam membentuk sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja, khususnyadi tengah tantangan revolusi industri 4.0 dan peralihan menuju era Society 5.0. Untukmenjawab tuntutan tersebut, penguatan soft skills dan integrasi teknologi kecerdasan buatan(AI) dalam proses pembelajaran menjadi kebutuhan yang mendesak. Soft skills seperti komunikasi, kerja tim, dan kemampuan adaptasi sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern. Sementara itu, pemanfaatan AI, misalnya melalui simulasi wawancara kerja, memungkinkan siswa untuk berlatih secara mandiri serta memperoleh umpan balik kinerja secara real time. Dengan pendekatan ini, lulusan SMK tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan interpersonal dan profesionalisme yang kuat.Penelitian dan kegiatan yangdilakukan bertujuan untuk menganalisis kesiapan kerja lulusan SMK Fadilah serta merancang intervensi pelatihan soft skills dan simulasi interview berbasis AI
Copyrights © 2025