Abstract: Background: Training plays an important role in preparing people with disabilities to develop the skills necessary to become entrepreneurs, reduce dependence on government assistance, and increase independence. Objective: Understanding the management of entrepreneurship training programs at the Serang Disability Workshop (WDS). Method: This study used a qualitative approach with a case study design, employing three primary data collection methods: interviews, observations, and documentation. Results: The study revealed that the training program at the Serang Disability Workshop (WDS) implements the POAC management functions. Conclusion: The application of POAC management functions at the Serang Disability Workshop (WDS) demonstrates interconnectivity and mutual support within the social context, as well as addressing the needs of the activities carried out. Abstrak: Latar Belakang: Pelatihan memainkan peran penting dalam mempersiapkan penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi wirausahawan, mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah, dan meningkatkan kemandirian. Tujuan: Pemahaman mengenai manajemen program pelatihan kewirausahaan di Workshop Disabilitas Serang (WDS). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Dalam pelaksanaan penelitian menghasilkan fakta bahwa program pelatihan di Workshop Disabilitas Serang (WDS) menerapkan fungsi-fungsi manajemen POAC. Kesimpulan: Penerapan fungsi-fungsi manajemen POAC pada Workshop Disabilitas Serang (WDS) menunjukkan keterkaitan dan mendukung satu sama lain dengan konteks sosial, serta kebutuhan dalam kegiatan yang dilaksanakan.
Copyrights © 2025