Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesantunan berbahasa dalam interaksi dosen dan mahasiswa pada kelas virtual di perguruan tinggi. Fokus penelitian diarahkan pada strategi pragmatik yang digunakan untuk menjaga hubungan interpersonal serta efektivitas komunikasi dalam konteks daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan sejumlah kelas virtual dari program studi bahasa dan pendidikan. Data diperoleh melalui rekaman percakapan di platform pembelajaran daring serta wawancara dengan dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kesantunan positif lebih dominan digunakan mahasiswa untuk menunjukkan rasa hormat, sedangkan dosen cenderung menggunakan strategi kesantunan negatif untuk menjaga jarak profesional. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pelatihan komunikasi berbasis pragmatik dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan efektivitas interaksi akademik.
Copyrights © 2024