Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbasis kolaboratif pada siswa kelas IX akl 1 Mata Pelajaran Perbankan Dasar tentang alat pembayaran tunai dan non tunai di SMK Negeri 7 Pekanbaru. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas IX akl 1 di SMK Negeri 7 Pekanbaru yang berjumlah 36 siswa. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran Problem Based Learning dan variabel terikat yaitu hasil belajar Perbankan Dasar. Teknik analisis data menggunakan statistik sederhana yang berupa persentase hasil belajar Perbankan Dasar antara pra siklus dan setelah siklus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Perbankan Dasar materi alat pembayaran tunai dan non tunai. Pada Siklus I siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa (61,11%) dan yang belum tuntas sebanyak 14 siswa (38,89%). Sedangkan pada Siklus II, siswa yang tuntas sebanyak 32 siswa (88,89%) dan yang belum tuntas sebanyak 4 siswa (11,11%). Jadi, setelah diadakan Siklus II hasil belajar siswa meningkat sebesar 27,78%.
Copyrights © 2025