Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Kedai Alank di Kabupaten Lahat melalui social commerce. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan pesat media sosial sebagai sarana pemasaran digital, yang mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha kuliner lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri atas pemilik Kedai Alank, karyawan, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Alank menerapkan strategi pemasaran berbasis model AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action). Promosi dilakukan melalui berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, serta merchant GrabFood. Strategi yang digunakan mencakup promosi visual, diskon, program loyalitas, serta pelayanan prima untuk membangun minat dan loyalitas konsumen. Kesimpulannya, social commerce terbukti efektif sebagai strategi komunikasi pemasaran, meskipun pemilik usaha perlu terus berinovasi dalam memanfaatkan fitur digital agar tetap kompetitif.
Copyrights © 2025