Mahasiswa sering menganggap skripsi sebagai tugas yang paling berat dan sulit karena harus melalui proses penelitian yang panjang dan membutuhkan usaha yang lebih besar daripada saat menyelesaikan tugas perkuliahan. Tidak jarang terdapat mahasiswa yang mengalami tekanan karena skripsi. Perasaan terbebani dan tidak mampu dalam proses pengerjaan skripsi sering kali menyebabkan mahasiswa merasakan stres akademik. Stres akademik yang dihadapi mahasiswa mampu memicu munculnya berbagai gangguan psikologis, salah satunya yaitu eating disorder atau gangguan makan. Penelitian ini ditujukan guna menganalisis korelasi antara stres akademik dengan kecenderungan gangguan pola makan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Yogyakarta yang sedang menyelesaikan skripsi. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif, serta teknik analisis data korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya ada korelasi positif dan signifikan antara stress akademik dengan kecenderungan eating disorder pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang sedang menyusun skripsi di Universitas Negeri Yogyakarta (0,000 0,005). Semakin tinggi tingkat stress akademik yang dialami, semakin tinggi juga mahasiswa memiliki kecenderungan untuk mengalami eating disorder.
Copyrights © 2025