Literasi matematika sangatlah penting dimiliki peserta didik karena memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan sehari-hari di berbagai bidang. Namun literasi matematika peserta didik di Indonesia masih dianggap rendah yang disebabkan berbagai faktor salah satunya adalah math anxiety yang berdampak negatif terhadap penyelesaian soal matematika. Selain itu perbedaan gender juga dapat menimbulkan tingkat math anxiety yang berbeda pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika peserta didik kelas V berdasarkan tingkatan math anxiety tinggi, sedang, rendah dan gender. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, tes, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu perwakilan peserta didik laki-laki dan peserta didik perempuan kelas V SDN yang memiliki tingkat math anxiey tinggi, sedang, rendah. Data yang dianalisis dilakukan pemeriksaan keabsahan data dengan tringulasi Teknik yakni dengan membandingkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan peserta didik laki-laki memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjelaskan langkah-langkah penyelesaian soal literasi matematika. Pada kategori math anxiety tinggi peserta didik laki-laki memenuhi dua indikator dengan langkah penyelesaian cukup spesifik sedangkan peserta didik perempuan hanya 1 indikator dengan langkah penyelesaian spesifik. Pada math anxiety sedang dan rendah peserta didik laki-laki dan perempuan memenuhi tiga indikator namun terdapat perbedaan dari langkah penyelesaian yang diberikan. Kategori math anxiety sedang peserta didik laki-laki mampu memberikan langkah penyelesaian cukup spesifik, sedangkan peserta didik perempuan langkah penyelesaiannya kurang spesifik. Kategori math anxiety rendah pada peserta didik laki-laki mampu memberikan langkah penyelesaian spesifik, sedangkan peserta didik perempuan cukup spesifik
Copyrights © 2025