Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa mahasiswa terhadap hubungan akrab antar mahasiswa di Universitas Negeri Medan (UNIMED). Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konvergensi dan divergensi bahasa mempengaruhi interaksi sosial dan akademik di antara mahasiswa Sastra Indonesia UNIMED. Data dikumpulkan melalui observasi percakapan sehari-hari di lingkungan kampus tanpa sepengetahuan subjek untuk memastikan keaslian interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konvergensi bahasa, di mana penutur menyesuaikan gaya bicara mereka agar lebih mirip dengan lawan bicara, sering kali digunakan untuk menciptakan rasa kebersamaan dan meminimalisasi kesalahpahaman. Sebaliknya, divergensi, yang terjadi ketika penutur mempertahankan gaya bicara yang berbeda untuk menunjukkan identitas atau kelompok sosial tertentu, dapat menyebabkan ketegangan atau konflik. Studi ini menyoroti pentingnya adaptasi linguistik dalam membangun hubungan harmonis di lingkungan multikultural kampus dan memberikan wawasan tentang strategi komunikasi yang efektif untuk mengurangi hambatan bahasa dan budaya.
Copyrights © 2025