Overheat atau kenaikan suhu berlebih pada panel listrik merupakan salah satu penyebab umum kerusakan sistem distribusi listrik yang dapat memicu gangguan operasional hingga kebakaran. Berdasarkan survei awal di Politeknik Penerbangan Medan, tidak ada inspeksi suhu harian rutin yang dilakukan terhadap panel listrik. Hal ini menyalahi Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/157/IX/2003. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemantauan suhu panel listrik secara real-time berbasis sensor. Metode penelitian yang digunakan adalah Design and Development yang mengembangkan perancangan perangkat keras dan lunak, integrasi komponen, serta pengujian sistem. Sistem ini dibangun menggunakan DHT11, ESP32, LCD 1602 I2C, dan Pilot Lamp Buzzer LED. Proses perancangan meliputi perakitan perangkat keras, pemrograman dengan Arduino IDE, serta konfigurasi sistem IoT dan notifikasi Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DHT11 memiliki deviasi rata-rata suhu sebesar ±0,39°C dan mampu memicu alarm serta menampilkan status suhu secara akurat di LCD maupun platform ThingSpeak,dan memberi notifikasi Telegram. Sistem ini berhasil memenuhi fungsi sebagai alat deteksi dini overheat dan meningkatkan efisiensi pemeliharaan panel listrik.
Copyrights © 2025