Realisasi investasi di Kabupaten Bandung Barat pada triwulan keempat menunjukkan dinamika yang cukup signifikan antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Secara total, PMA berjumlah Rp2.256,84 miliar, sedangkan PMDN mencapai Rp1.642,08 miliar. Perbandingan antara kedua jenis investasi ini menunjukkan bahwa sektor-sektor tertentu lebih didominasi oleh PMA, sedangkan sektor-sektor lain menunjukkan kontribusi yang lebih besar dari PMDN. Sektor Transportasi, Pergudangan, dan Telekomunikasi muncul sebagai kontributor terbesar pada sisi PMA, dengan nilai investasi sebesar Rp1.002,99 miliar. Namun, angka ini sangat kontras dengan PMDN pada sektor yang sama, yang hanya berjumlah Rp21,83 miliar, sehingga menghasilkan perbandingan PMDN terhadap PMA sebesar -98%. Hal ini menunjukkan bahwa sektor ini secara signifikan lebih menarik bagi investor asing daripada investor domestik, mungkin karena persyaratan modal yang besar dan tingkat teknologi yang tinggi yang terlibat, yang umumnya dikuasai oleh perusahaan asing.
Copyrights © 2025