Niat beli adalah titik awal harapan seseorang untuk memperoleh layanan di masa depan, yang juga dapat dipahami sebagai perilaku berbelanja pelanggan. Ketika pelanggan merasa puas dan senang dengan pengalaman berbelanja produk atau jasa tertentu, hal ini disebut sebagai niat berbelanja. Kepuasan yang dirasakan pelanggan menjadi faktor utama yang mendorong terbentuknya niat membeli tersebut. Jadi, niat beli merupakan manifestasi dari kepuasan dan keinginan pelanggan untuk melakukan pembelian ulang atau membeli di kemudian hari. Berdasarkan survey, brand Pond’s masih diminati para pelanggan dan mereka masih memiliki niat beli untuk produk tersebut. Meskipun demikian, Pond’s menharus meningkatkan penjualan dengan meningkatkan promosi di media sosial serta berinovasi terhadap produk sehingga penjualan Pond’s Menterus meningkat dan tetap menjadi salah satu market leaderdi kategori pembersih wajah bukan sabun. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pengaruh media sosial, atribut produk, inovasi produk, dan harga terhadap niat beli Pond’s Men di Surabaya. Penelitian ini menggunakan sampel 100 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan melalui media google form. Teknik analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian, hanya variabel media sosial dan atribut produk yang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap niat beli. Sementara itu, variabel inovasi produk dan harga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap niat beli produk Pond’s Men di Surabaya. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji t yang menunjukkan media sosial dan atribut produk dengan nilai signifikansi 0,005. Sedangkan inovasi produk dan harga menunjukkan nilai signifikansi 0,075.
Copyrights © 2025