UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian, namun sering menghadapi keterbatasan modal dan akses pembiayaan, terutama di wilayah semi-perdesaan. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pemberdayaan dan penguatan daya saing UMKM. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap pendapatan UMKM di Kecamatan Sungai Lilin, khususnya dalam memengaruhi kapasitas usaha, modal kerja, dan daya saing. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif fenomenologi dengan purposive sampling, melibatkan lima pelaku UMKM penerima KUR dan satu pihak Bank Sumsel Babel. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan analisis tematik serta diuji melalui triangulasi data. Hasil menunjukkan penggunaan KUR meningkatkan pendapatan, modal, dan omzet UMKM, serta mendorong motivasi dan kemampuan manajerial. Secara keseluruhan, KUR berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan UMKM di daerah pedesaan.
Copyrights © 2025