TikTok telah berkembang menjadi salah satu platform digital yang paling populer di kalangan Generasi Z, tidak hanya sebagai media hiburan tetapi juga sebagai sarana edukasi. Strategi visual berperan penting dalam menentukan sejauh mana pesan edukatif dapat diterima dan dipahami oleh audiens muda yang cenderung memiliki rentang perhatian singkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi visual TikTok yang mendukung efektivitas edukasi bagi Generasi Z melalui pendekatan kualitatif studi literatur. Data diperoleh dari berbagai publikasi ilmiah terbaru yang membahas visual communication, digital storytelling, interaktivitas konten, serta tantangan pembelajaran berbasis media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi visual TikTok efektif dalam menarik atensi Gen Z melalui integrasi multimodalitas, konsistensi estetika, dan adaptasi terhadap tren populer. Storytelling digital mampu menyederhanakan materi kompleks menjadi narasi singkat yang menarik, sementara fitur interaktif seperti *duet* dan *stitch* memperkuat partisipasi serta membangun komunitas belajar digital. Namun, penelitian juga menemukan tantangan seperti dominasi konten hiburan, risiko misinformasi, keterbatasan durasi, kesenjangan digital, dan distraksi visual yang dapat mengurangi kualitas pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menekankan bahwa strategi visual TikTok harus dirancang seimbang antara daya tarik estetika dan substansi edukatif, serta perlu dukungan dari pendidik dan institusi untuk menjadikannya media pembelajaran yang kredibel, inklusif, dan relevan bagi Generasi Z.
Copyrights © 2025