Disminorea atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh remaja putri dan wanita usia subur. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan salah satu tanaman herbal yang dikenal luas dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi nyeri dan inflamasi. Kandungan gingerol dan shogaol dalam jahe merah diketahui memiliki efek antiinflamasi dan analgesik melalui mekanisme penghambatan produksi prostaglandin dan penurunan sensitivitas reseptor nyeri. Penelitian ini bertujuan menganalisa Efektivitas Minuman Jahe Merah Terhadap Derajat Dismenore Pada Remaja Putri di SMPN 6 Tulung Selapan. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi – Eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian pretest-posttest dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 10 responden yang diberikan jahe merah. Sebelum dan setelah pemberian jahe merah kemudian diukur tingkat nyeri disminorea responden menggunakan lembar checklist. Analisa data menggunakan data bivariat dan univariat dengan wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan dari 10 responden yang telah diberikan jahe merah. Berdasarkan hasil uji wilcoxon statistic diperoleh hasil (0.004) < nilai α (0.05) dengan nilai Z 2,919. Dengan demikian terdapat Pengaruh Minuman Jahe Merah Terhadap Derajat Dismenore Pada Remaja Putri di SMPN 6 Tulung Selapan.
Copyrights © 2025