Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Kurikulum Merdeka Belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA di Kalimantan Tengah. Melalui analisis kualitatif terhadap hasil tes berpikir kritis, ditemukan bahwa siswa masih kesulitan dalam berpikir kritis secara mendalam. Mereka seringkali terjebak pada pemikiran sederhana dan kesulitan menarik kesimpulan yang komprehensif. Hasil ini mengindikasikan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, baik melalui perbaikan metode pembelajaran maupun pelatihan khusus. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan di Indonesia dengan memberikan bukti empiris terkait implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.
Copyrights © 2025