Kabupaten Mahakam Ulu, yang strategis di Kalimantan Timur, menghadapi tantangan besar dalam konektivitas dan distribusi infrastruktur yang mempengaruhi pertumbuhan sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aksesibilitas dan infrastruktur, dengan fokus pada disparitas akses terhadap fasilitas dasar dan potensi pengembangan wilayah sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menggunakan teknologi GIS, seperti Diagram Voronoi dan Kernel Density Estimation (KDE), penelitian ini memetakan distribusi infrastruktur dan aksesibilitas antar kecamatan. Hasil analisis menunjukkan ketimpangan signifikan, terutama di kecamatan seperti Long Apari dan Long Pahangai. Rekomendasi mencakup peningkatan jalan lokal dan kolektor, penguatan transportasi sungai, serta pengembangan fasilitas dermaga dan jalan darat terintegrasi untuk mendukung sektor pariwisata, pertanian, dan industri lokal. Peningkatan sistem drainase dan pemeliharaan sungai juga diperlukan untuk mengurangi risiko banjir. Dengan teknologi GIS, perencanaan pembangunan yang efisien dan merata dapat terwujud, mendukung keberlanjutan Kabupaten Mahakam Ulu sebagai daerah penyangga IKN
Copyrights © 2025