Latar Belakang: Osteoarthritis (OA) lutut merupakan salah satu masalah muskuloskeletal degeneratif yang sering terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan penurunan lingkup gerak sendi (LGS), nyeri, serta keterbatasan aktivitas fungsional. Kombinasi terapi fisioterapi seperti Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Mobilization with Movement (MWM) telah digunakan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan LGS. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh pemberian TENS dan MWM terhadap peningkatan LGS pada lansia dengan OA lutut. Metode: menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang lansia usia 50–70 tahun yang didiagnosis OA lutut di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Intervensi TENS dan MWM diberikan selama 4 minggu, sebanyak 3 kali per minggu. Pengukuran LGS dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan goniometer. Hasil: analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. asil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan LGS yang signifikan setelah pemberian intervensi TENS dan MWM dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: terdapat pengaruh signifikan pemberian TENS dan Mobilization with Movement terhadap peningkatan lingkup gerak sendi pada lansia dengan osteoarthritis lutut. Kombinasi kedua intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai terapi untuk meningkatkan fungsi gerak sendi lutut pada lansia dengan Osteoarthritis
Copyrights © 2025