Antrean panjang dan waktu tunggu yang lama saat pendaftaran pasien menjadi salah satu tantangan utama dalam pelayanan di unit rawat jalan rumah sakit. Kondisi ini dapat menurunkan kenyamanan pasien serta menghambat efisiensi operasional rumah sakit. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan inovasi teknologi berupa Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang memungkinkan pasien melakukan pendaftaran secara mandiri tanpa harus melalui loket. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan APM terhadap efisiensi pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan di Rumah Sakit X. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui teknik wawancara dan observasi terhadap petugas pendaftaran, petugas APM, petugas rekam medis, tim IT, serta pasien pengguna APM. Data dianalisis secara reduksi, dikelompokkan berdasarkan pendekatan 5M (Man, Method, Machine, Material, Money), dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APM mampu mempercepat proses pendaftaran dan mengurangi beban kerja petugas, namun efektivitasnya belum optimal karena keterbatasan literasi teknologi pasien lansia, kurangnya sosialisasi, dan gangguan teknis pada mesin. Diperlukan peningkatan pelatihan petugas, perbaikan perangkat, dan edukasi pasien untuk memaksimalkan manfaat APM. Apakah peningkatan berkelanjutan ini mampu menciptakan pelayanan pendaftaran yang lebih efisien dan mandiri di masa mendatang.
Copyrights © 2025