Aqiqah merupakan tradisi religius dan budaya yang penting sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran bayi. Namun, dalam pelaksanaannya, sering ditemukan kebiasaan merokok di sekitar lokasi aqiqah yang dapat membahayakan kesehatan bayi Baru lahir. Asap rokok mengandung zat berbahaya yang dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, gangguan tumbuh kembang, dan bahkan kematian bayi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi gerakan "Aqiqah Tanpa Asap Rokok" melalui pendekatan kolaboratif bersama tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, dan kampanye lingkungan bebas asap rokok pada saat aqiqah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bahaya asap rokok bagi bayi Baru lahir. Gerakan "Aqiqah Tanpa Asap Rokok" menjadi pendekatan promotif-preventif yang relevan dengan nilai budaya dan spiritual, serta dapat menjadi model edukasi kesehatan keluarga yang berkelanjutan untuk melindungi bayi dari paparan zat berbahaya sejak awal kehidupannya. Diharapkan Gerakan ini dapat menjadi budaya Baru dalam pelaksanaan Aqiqah dimasyarakat, dan bisa dijadikan sebagai peraturan daerah Aqiqah tanpa asap rokok di Kota Padangsidempuan.
Copyrights © 2025