Kendaraan listrik (electric vehicles/EVs) kini banyak dipandang sebagai salah satu pendekatan utama dalam upaya pengurangan emisi karbon di sektor transportasi darat. Tingkat efektivitas pengurangan emisi dari kendaraan ini bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kapasitas baterai, jangkauan maksimal kendaraan, serta sumber energi yang digunakan selama proses pengisian daya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi reduksi emisi karbon kendaraan listrik di Indonesia dengan mempertimbangkan klasifikasi kapasitas baterai dan jarak tempuh. Perbandingan dilakukan terhadap kendaraan berbahan bakar bensin dengan menggunakan standar emisi 0,231 kg CO₂/km, serta asumsi bahwa kendaraan listrik hanya menghasilkan 37,05% dari total emisi kendaraan konvensional untuk jarak yang sama. Klasifikasi kendaraan dilakukan berdasarkan kapasitas baterai ke dalam tiga kelompok (<50 kWh, 50–70 kWh, dan >70 kWh), serta berdasarkan jarak tempuh menjadi tiga kategori (<200 km, 200–400 km, dan >400 km). Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun besaran pengurangan emisi per 100 km relatif seragam di semua kategori, efisiensi pengurangan emisi per satuan kapasitas energi (kWh) cenderung menurun seiring bertambahnya ukuran baterai. Di sisi lain, kendaraan dengan jangkauan yang lebih panjang memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap total emisi yang dapat dikurangi. Temuan ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dan pengembangan strategi teknologi kendaraan listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025