Revolusi industri 4.0 merupakan kemajuan teknologi yang mengintegrasikan dunia fisik dan digital. Salah satu perkembangan teknologi digital yaitu dalam bidang keuangan yang disebut sebagai financial technology atau biasa dikenal dengan fintech. Salah satu bentuk digitalisasi dalam bidang transaksi keuangan adalah memanfaatkan Quick Response Code (QR Code). Pada tanggal 17 agustus 2019 Bank Indonesia telah meluncurkan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) merupakan standar QR code nasional yang digunakan untuk berbagai penyelanggara jasa sistem pembayaran menggunakan QR code. Tujuan dari penelitian ini adalah mengindentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi yang mempengaruhi minat generasi Y dan Z dalam menggunakan QRIS sebagai salah satu metode transaksi keuangan digital, melalui pendekatan Technology Acceptance Model ( TAM ). Berdasarkan hasil yang telah dihasilkan mendapat kesimpulan bahwa faktor sosial, kemudahan penggunaan, serta persepsi kemanfaatan berperan penting dalam penggunaan QRIS, dengan meningkatkan kesedaran dan kemudahan dalam mengakses teknologi penggunaan QRIS dapat berkembang menjadi lebih baik.
Copyrights © 2025