Penyebaran narkoba yang semakin merambah ke wilayah pedesaan menimbulkan kekhawatiran serius terhadap ketahanan sosial komunitas lokal, termasuk di wilayah Kota Gunungsitoli Sumatera Utara. Sementara itu, sebagai pihak yang bertanggung jawab secara strategis untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, aparat desa seringkali tidak memiliki keterampilan komunikasi publik yang diperlukan untuk menyebarkan pesan P4GN, yang berarti Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendukung program P4GN berbasis komunitas dengan meningkatkan kemampuan public speaking dan kemampuan aparat desa untuk berkomunikasi dengan baik. Metode Participatory Action Research (PAR), yang menekankan pentingnya partisipasi aktif peserta dalam proses pelatihan, digunakan. Subjek pengabdian terdiri dari 40 aparat desa dan tokoh masyarakat yang mengikuti pelatihan di Aula KPPN Gunungsitoli selama dua hari. Ceramah interaktif, simulasi, diskusi kelompok, dan refleksi pribadi adalah teknik pelaksanaan. Evaluasi reflektif, dokumentasi proses, dan observasi partisipatif digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kepercayaan diri peserta saat berbicara di depan umum; kemampuan untuk membuat pesan kampanye yang kontekstual dan persuasif; dan munculnya gagasan lokal seperti forum komunikasi warga dan rencana kampanye Desa Bersinar. Pelatihan ini terbukti mampu menjadi intervensi sosial yang efektif dalam memperkuat peran aparat desa sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan narkoba.
Copyrights © 2025