Anak difabel memiliki kebutuhan khusus akibat adanya gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan, baik secara fisik, sensorik, intelektual, maupun emosional. Salah satu gangguan yang umum adalah gangguan motorik, yang berdampak pada keterbatasan dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Penanganan melalui latihan motorik yang sesuai sangat penting untuk meningkatkan kekuatan otot, koordinasi, fleksibilitas, serta efikasi diri anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di YPAC Surakarta dengan tujuan meningkatkan pengetahuan guru olahraga dan orang tua mengenai pentingnya latihan motorik yang disesuaikan dengan klasifikasi gangguan anak. Metode kegiatan meliputi observasi, penyuluhan, pelatihan langsung, dan evaluasi menggunakan pre-test, post-test, serta monitoring keberlanjutan latihan di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan latihan yang individual dan terstruktur dapat meningkatkan pemahaman pendamping (guru dan orang tua), sekaligus membantu anak difabel mengembangkan potensi fisik dan psikologisnya. Kolaborasi antara pendidik, orang tua, serta tenaga profesional menjadi kunci dalam membentuk anak difabel yang berdaya saing dan berjiwa juara
Copyrights © 2025