Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan deep learning serta mengkaji relevansinya terhadap kurikulum cinta di madrasah aliyah negeri 1 Sragen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian mencakup guru dan wakil kepala madrasah bidang kurikulum di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sragen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning telah mulai diterapkan melalui tiga elemen utama: (1) meaningful learning, (2) mindful learning, dan (3) joyful learning. Elemen-elemen tersebut tercermin dalam pembelajaran kontekstual, aktivitas reflektif, dan suasana kelas yang menyenangkan secara emosional. Namun, penelitian juga menemukan beberapa tantangan, yaitu: (1) keterbatasan pemahaman guru terkait Kurikulum Cinta dan integrasinya dalam perencanaan pembelajaran, serta (2) belum tersedianya panduan teknis dan contoh implementasi praktis pembelajaran berbasis nilai. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini merekomendasikan: (1) pelatihan menyeluruh bagi guru terkait integrasi pendekatan deep learning dan Kurikulum Cinta, serta (2) pengembangan modul pembelajaran kontekstual yang menggabungkan materi akademik dan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan deep learning sangat relevan dan efektif dalam mendukung internalisasi Kurikulum Cinta, khususnya dalam memperkuat pendidikan karakter dan menciptakan pembelajaran yang bermakna serta berpusat pada siswa.
Copyrights © 2025