Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan tingkat percaya diri antara santri peserta Program Santri Siap Guna (SSG) dan santri non-program di Pesantren Daarut Tauhiid. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-komparatif, yakni mengumpulkan, mereview, dan menganalisis sejumlah literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa santri peserta SSG umumnya memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan santri non-program, yang ditandai dengan peningkatan aspek keberanian, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Perbedaan ini dipengaruhi oleh intensitas pelatihan, sistem mentoring, dan keterlibatan santri dalam kegiatan sosial dan spiritual. Temuan ini memperkuat teori self-efficacy Bandura yang menyatakan bahwa kepercayaan diri terbentuk melalui pengalaman performatif, pembelajaran sosial, dan dukungan lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program serupa pada lembaga pendidikan berbasis karakter.
Copyrights © 2025